Tampilkan postingan dengan label TPPINDONESIA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label TPPINDONESIA. Tampilkan semua postingan

Kamis, 02 April 2026

Pelepasan Akhir Masa Jabatan Kasi PMD Kecamatan X Koto, Rahmad Nafri, Diwarnai Haru dan Apresiasi


X Koto – Suasana haru dan penuh keakraban mewarnai kegiatan pelepasan akhir masa jabatan Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Kasi PMD) Kecamatan X Koto, Rahmad Nafri, yang digelar bersama para Wali Nagari se-Kecamatan X Koto.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPMDPPKB) Kabupaten Tanah Datar yang diwakili oleh Deddy Prihatin, S.Kom, Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat (TAPM) Kabupaten Tanah Datar Irwadi Agusra, serta Camat Kecamatan X Koto Mohd. Yahya Suryadi Putera, S.STP, Forkopimca, Ketua BPRN,  Pendamping Desa dan Pendamping PKH. 

Dalam kesempatan tersebut, para Wali Nagari memberikan cendera mata sebagai bentuk penghargaan dan ucapan terima kasih atas pengabdian Rahmad Nafri selama menjabat sebagai Kasi PMD. Cendera mata tersebut diserahkan oleh Ketua Forum Wali Nagari se-Kecamatan X Koto yang juga Wali Nagari Tambangan, Afrinal, Dt. Talanai.

Dalam sambutannya, Afrinal, Dt. Talanai menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas dedikasi Rahmad Nafri yang selama ini telah banyak membantu pemerintah nagari dalam berbagai program pemberdayaan masyarakat dan pembangunan nagari.

“Kami atas nama seluruh Wali Nagari se-Kecamatan X Koto mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Rahmad Nafri atas pengabdian, bimbingan, serta kerja sama yang telah terjalin selama ini. Banyak hal yang telah beliau kontribusikan dalam mendampingi nagari, khususnya dalam penguatan tata kelola pemerintahan dan pembangunan nagari,” ungkapnya.

Ia juga berharap hubungan silaturahmi yang telah terjalin baik selama ini dapat terus terjaga meskipun Rahmad Nafri telah mengakhiri masa jabatannya sebagai Kasi PMD.

Perwakilan DPMDPPKB Kabupaten Tanah Datar, Deddy Prihatin, S.Kom, dalam sambutannya menyampaikan bahwa dirinya telah lama mengenal Rahmad Nafri selama 29 tahun bersama dalam pemerintahan Kabupaten Tanah Datar.

Menurutnya, Rahmad Nafri merupakan sosok aparatur yang disiplin, tegas, dan bertanggung jawab dalam menjalankan tugasnya, serta memiliki komitmen tinggi dalam mendorong kemajuan nagari.

“Saya sudah mengenal beliau selama kurang lebih 29 tahun di lingkungan pemerintahan Kabupaten Tanah Datar. Beliau adalah sosok yang disiplin, tegas, dan memiliki rasa tanggung jawab yang tinggi terhadap pekerjaan. Bahkan HP beliau selalu aktif 24 jam untuk melayani kebutuhan koordinasi pemerintahan nagari,” ungkap Deddy Prihatin.

Sementara itu, Camat X Koto Mohd. Yahya Suryadi Putera, S.STP juga menyampaikan apresiasi atas dedikasi yang telah diberikan Rahmad Nafri selama bertugas sebagai Kasi PMD di Kecamatan X Koto.

Menurutnya, Rahmad Nafri selama ini menjadi salah satu figur penting dalam mendukung pelaksanaan program pemberdayaan masyarakat dan pembinaan pemerintahan nagari di Kecamatan X Koto.

“Kami sangat mengapresiasi pengabdian Bapak Rahmad Nafri selama bertugas. Beliau telah banyak berkontribusi dalam mendampingi nagari, terutama dalam penguatan tata kelola pemerintahan, pelaksanaan program pembangunan nagari, serta koordinasi dengan para Wali Nagari dan pendamping desa,” ujar Camat.

Ia juga berharap dedikasi dan semangat pengabdian yang telah ditunjukkan Rahmad Nafri dapat menjadi teladan bagi aparatur pemerintahan lainnya.

Sementara itu, Rahmad Nafri menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh Wali Nagari dan perangkat nagari, BPRN dan anggota, TPP Kec. X Koto serta pihak lainnya yang pernah yang selama ini telah bekerja sama dengan baik dalam menjalankan berbagai program di tingkat nagari.

“Saya mengucapkan terima kasih atas kebersamaan dan kerja sama yang telah terjalin selama ini. Banyak pengalaman dan pelajaran berharga yang saya dapatkan selama bertugas di Kecamatan X Koto. Semoga hubungan silaturahmi ini tetap terjaga ke depannya,” ujarnya.

Acara pelepasan tersebut menjadi momen penuh kekeluargaan antara pemerintah kecamatan dan pemerintah nagari, sekaligus sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian Rahmad Nafri yang telah memberikan kontribusi besar dalam mendukung pembangunan dan pemberdayaan masyarakat nagari di Kecamatan X Koto.

TPP Indonesia | TPP Prov. Sumbar | TPP Kab. Tanah Datar

Camat X Koto Pimpin Rapat Kerja Wali Nagari, Sinkronkan Program Pembangunan dan Data Bantuan Sosial

X Koto – Pemerintah Kecamatan X Koto menggelar Rapat Kerja Wali Nagari se-Kecamatan X Koto pada Selasa, 31 Maret 2026. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya memperkuat koordinasi pemerintahan nagari serta memastikan pelaksanaan program pembangunan dan pelayanan masyarakat berjalan optimal.

Rapat kerja tersebut membahas beberapa agenda strategis, di antaranya Review RPJM Nagari, Penatausahaan Keuangan Nagari melalui Aplikasi Siskeudes, serta Ground Check PBI JK bagi Penerima Bantuan Masyarakat (PBM) Non Aktif PBI.

Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai unsur pemerintah daerah dan pemangku kepentingan. Hadir mewakili Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPMDPPKB) Kabupaten Tanah Datar, yaitu Deddy Prihatin, S.Kom. Turut hadir Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat (TAPM) Kabupaten Tanah Datar, Irwadi Agusra, Camat Kecamatan X Koto, Mohd. Yahya Suryadi Putera, S.STP, serta Kasi PMD Kecamatan X Koto, Rahmad Nafri.

Selain itu, kegiatan juga dihadiri oleh Forkopimca Kecamatan X Koto, para Wali Nagari beserta perangkat nagari, Ketua BPRN, Pendamping Desa, serta Pendamping PKH.

Dalam rapat tersebut, para peserta melakukan pembahasan mendalam terkait Review RPJM Nagari guna memastikan dokumen perencanaan pembangunan nagari tetap relevan dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat. Hal ini penting agar program pembangunan yang dilaksanakan benar-benar memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat nagari.

Selanjutnya, pembahasan mengenai penatausahaan keuangan nagari melalui aplikasi Siskeudes menjadi salah satu fokus utama. Penguatan pemahaman perangkat nagari terhadap pengelolaan keuangan berbasis aplikasi diharapkan dapat meningkatkan transparansi, akuntabilitas, serta tertib administrasi dalam pengelolaan dana nagari.

Sementara itu, agenda ground check PBI JK bagi PBM Non Aktif PBI juga menjadi perhatian dalam rapat kerja ini. Kegiatan ini bertujuan untuk melakukan verifikasi langsung di lapangan terhadap data penerima bantuan, sehingga bantuan sosial yang diberikan benar-benar tepat sasaran.

Camat X Koto, Mohd. Yahya Suryadi Putera, S.STP, dalam arahannya menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah kecamatan, pemerintah nagari, serta para pendamping dalam menjalankan program pembangunan dan pelayanan masyarakat.

Melalui rapat kerja ini diharapkan seluruh unsur pemerintahan nagari dapat meningkatkan koordinasi dan pemahaman terhadap berbagai kebijakan serta program yang sedang berjalan, sehingga pelaksanaan pembangunan di nagari dapat berjalan lebih efektif, transparan, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat.

 TPP Indonesia | TPP Prov. Sumbar | TPP Kab. Tanah Datar

Jumat, 20 Maret 2026

9 Nagari di Kecamatan X Koto Terima Dana Desa Tahap I 2026, Tancap Gas Wujudkan Program Nagari

 X Koto — Angin segar berhembus di Kecamatan X Koto. Sebanyak 9 nagari resmi menerima pencairan Dana Desa (DD) Tahap I Tahun 2026 hingga pertengahan Maret ini. Dana tersebut telah masuk langsung ke rekening kas nagari dan siap dimanfaatkan untuk berbagai program prioritas, mulai dari Bantuan Langsung Tunai (BLT-DD) hingga pembangunan dan pemberdayaan masyarakat.

Berikut rincian nagari penerima Dana Desa Tahap I Tahun 2026:

  • Nagari Paninjauan Rp224.073.600,- (10 Maret 2026)

  • Nagari Tambangan Rp185.061.600,- (10 Maret 2026)

  • Nagari Panyalaian Rp224.073.600,- (10 Maret 2026)

  • Nagari Jaho Rp144.056.400,- (13 Maret 2026)

  • Nagari Koto Laweh Rp224.073.600,- (13 Maret 2026)

  • Nagari Pandai Sikek Rp223.641.000,- (13 Maret 2026)

  • Nagari Koto Baru Rp160.798.800,- (16 Maret 2026)

  • Nagari Aie Angek Rp191.474.400,- (16 Maret 2026)

  • Nagari Singgalang Rp224.073.600,- (17 Maret 2026)

Pencairan ini menjadi bukti kesiapan Pemerintah Nagari dalam memenuhi seluruh persyaratan administrasi dan perencanaan yang telah ditetapkan Pemerintah Pusat.

Proses Ketat, Hasil Cepat

Proses pencairan Dana Desa tidak terjadi secara instan. Tahapan dimulai dari penyusunan APB Nagari Tahun 2026 yang memuat program prioritas, termasuk BLT-DD sebagai jaring pengaman sosial bagi masyarakat. Selanjutnya, pemerintah nagari harus melengkapi berbagai dokumen penting seperti Peraturan Nagari tentang APB Nagari, serta dokumen pendukung lainnya. Semua berkas ini diverifikasi secara berjenjang.

Peran Pemerintah Kecamatan X Koto melalui Kasi PMD Rahmat Nafri menjadi krusial dalam memastikan kelengkapan dan kesesuaian dokumen. Bersama Pendamping Desa, mereka melakukan pembinaan dan pendampingan langsung agar proses berjalan lancar tanpa kendala administrasi.

Setelah dinyatakan lengkap, pengajuan diteruskan ke Pemerintah Kabupaten Tanah Datar hingga akhirnya dana ditransfer dari RKUN ke RKUD dan langsung masuk ke rekening nagari.

Tidak hanya itu, Sekretaris Nagari juga menjadi penghubung utama antara perangkat nagari dengan pihak kecamatan dan pendamping desa, sehingga proses verifikasi dapat berjalan cepat dan tepat.

Sinergi Jadi Kunci Keberhasilan

Di sinilah Sekretaris Nagari memegang peranan strategis sebagai koordinator administrasi. Sekretaris Nagari bertanggung jawab memastikan seluruh dokumen lengkap, valid, dan sesuai dengan ketentuan sebelum diajukan ke tingkat kecamatan.

Keberhasilan pencairan Dana Desa Tahap I ini tidak lepas dari kerja sama yang solid antara Pemerintah Kecamatan X Koto, Pemerintahan Nagari, hingga Pendamping Desa. 

Pemerintah Kecamatan X Koto juga terus mendorong percepatan proses dengan melakukan monitoring dan evaluasi secara berkala terhadap nagari. Pendamping Desa berperan aktif sejak tahap perencanaan hingga pengawalan pencairan, memastikan setiap tahapan sesuai regulasi.

Fokus pada BLT dan Pembangunan

Dengan telah cairnya Dana Desa Tahap I, pemerintah nagari diharapkan segera merealisasikan kegiatan yang telah direncanakan. Penyaluran BLT-DD menjadi prioritas utama, disusul dengan kegiatan pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Langkah cepat ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di tingkat nagari.

Ucapan Terima Kasih

Pemerintah nagari se-Kecamatan X Koto menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam kelancaran pencairan Dana Desa Tahap I Tahun 2026, khususnya kepada Pemerintah Kabupaten Tanah Datar, Pemerintah Kecamatan X Koto, Pendamping Desa, serta TAPM Kabupaten Tanah yang selalu membimbing Pemerintahah Nagari dan seluruh unsur terkait lainnya.

Dengan semangat kebersamaan dan sinergi, Dana Desa diharapkan benar-benar memberikan dampak nyata bagi kemajuan nagari dan kesejahteraan masyarakat.

TPP Indonesia | TPP Sumbar | TPP Tanah Datar



Rabu, 18 Maret 2026

30 KPM di Pandai Sikek Terima BLT-DD 2026, Disalurkan Tunai dan Dikawal Ketat

Pandai Sikek — Pemerintah Nagari Pandai Sikek, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar, menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) Tahun 2026 kepada 30 Keluarga Penerima Manfaat (KPM), Selasa (17/3/2026).

Penyaluran yang dilaksanakan secara tunai ini bertempat di wilayah Nagari Pandai Sikek dan turut dihadiri oleh unsur BPRN, TAPM, pendamping desa, serta para KPM yang didampingi oleh masing-masing kepala jorong.

Dalam kegiatan tersebut, setiap KPM menerima bantuan sebesar Rp150.000 per bulan, sebagai bagian dari upaya pemerintah dalam membantu masyarakat yang membutuhkan serta menjaga daya beli di tengah kondisi ekonomi.

Wali Nagari Pandai Sikek, Mas’ap Widiawan, Dt. Bandaro, menyampaikan bahwa penyaluran BLT-DD ini merupakan bentuk komitmen pemerintah nagari dalam mendukung kesejahteraan masyarakat.

“Penyaluran BLT-DD ini diharapkan dapat membantu meringankan beban ekonomi masyarakat penerima manfaat. Kami juga memastikan bahwa bantuan ini disalurkan tepat sasaran sesuai dengan data yang telah ditetapkan melalui musyawarah nagari,” ujarnya.

Ia juga menegaskan pentingnya transparansi dan pengawasan dalam proses penyaluran bantuan agar berjalan dengan baik dan tidak menimbulkan permasalahan di kemudian hari.

“Kami melibatkan berbagai unsur, seperti BPRN, pendamping desa, dan kepala jorong, untuk memastikan proses penyaluran berjalan transparan, tertib, dan akuntabel,” tambahnya.

Dengan tersalurkannya BLT-DD Tahun 2026 ini, diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat serta menjadi bagian dari upaya pemerintah nagari dalam meningkatkan kesejahteraan warga.



Dorong Transparansi dan Pengembangan Usaha, BUMNag Bukik Kumayan Gelar MNT 2025

Pandai Sikek - Upaya memperkuat tata kelola yang transparan dan akuntabel terus dilakukan oleh BUMNag Bukik Kumayan, Nagari Pandai Sikek. Hal ini terlihat dari pelaksanaan Musyawarah Nagari Tahunan (MNT) Tahun Buku 2025 yang digelar di Aula Kantor Wali Nagari Pandai Sikek, Selasa (17/3/2026).

Kegiatan tersebut menjadi forum resmi pertanggungjawaban pengurus BUMNag kepada masyarakat, sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2021 tentang Badan Usaha Milik Desa.

Dalam pemaparannya, pengurus BUMNag menyampaikan laporan keuangan Tahun Buku 2025 yang telah disusun sesuai standar Kepmendesa PDTT Nomor 136 Tahun 2022. Penyampaian laporan ini menjadi bagian penting dalam memastikan pengelolaan usaha berjalan tertib, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Tidak hanya itu, dalam forum tersebut juga diungkapkan bahwa BUMNag Bukik Kumayan mengelola penyertaan modal nagari untuk program ketahanan pangan sebesar Rp222.837.000. Dana tersebut dimanfaatkan untuk kegiatan budidaya bawang merah dan cabai dengan sistem tumpang sari, yang diharapkan mampu meningkatkan produktivitas serta pendapatan masyarakat.

Musyawarah ini turut dihadiri oleh berbagai unsur penting nagari, mulai dari pemerintah nagari, BPRN, pengawas BUMNag, tokoh masyarakat, hingga pendamping desa. Hadir pula Kasi PMD Kecamatan X Koto, Rahmat Nafri, serta TAPM Kabupaten Tanah Datar, Irwadi Agusra.

Wali Nagari Pandai Sikek, Mas’ap Widiawan, Dt. Bandaro, dalam sambutannya menekankan bahwa MNT bukan sekadar agenda rutin, melainkan momentum strategis untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja BUMNag.

“Melalui forum ini, kita memastikan bahwa pengelolaan BUMNag telah berjalan sesuai regulasi, sekaligus menjadi bahan evaluasi untuk perbaikan ke depan,” ujarnya.

Ia juga berharap BUMNag dapat terus berkembang dan menghadirkan usaha-usaha produktif yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat nagari.

Senada dengan itu, Kasi PMD Kecamatan X Koto, Rahmat Nafri, mengapresiasi pelaksanaan MNT yang dinilai telah berjalan sesuai ketentuan.

“Ini adalah bentuk komitmen terhadap akuntabilitas. Ke depan, laporan keuangan harus semakin baik dan konsisten mengacu pada aturan yang berlaku,” katanya.

Sementara itu, TAPM Kabupaten Tanah Datar, Irwadi Agusra, menilai bahwa MNT menjadi ruang evaluasi penting dalam menjaga keberlanjutan BUMNag.

“BUMNag harus dikelola secara profesional, baik dari sisi kelembagaan, usaha, maupun keuangan. Pendampingan akan terus kami lakukan agar BUMNag semakin berkembang,” jelasnya.

Ke depan, BUMNag Bukik Kumayan juga telah menyiapkan langkah pengembangan usaha dengan merencanakan sektor wisata alam pada tahun 2026. Pengembangan ini akan didukung melalui penyertaan modal nagari reguler sebagai bagian dari strategi diversifikasi usaha.

Dengan pelaksanaan MNT ini, BUMNag Bukik Kumayan diharapkan mampu memperkuat perannya sebagai motor penggerak ekonomi nagari, sekaligus menjadi contoh pengelolaan usaha nagari yang transparan dan berkelanjutan.


Jumat, 13 Maret 2026

Enam Nagari di Kecamatan X Koto Terima Dana Desa Tahap I 2026, TAPM Ingatkan Kewajiban Publikasi Kegiatan

 


X Koto - Sebanyak enam nagari di Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar telah menerima pencairan Dana Desa Tahap I Tahun 2026 pada pertengahan Maret 2026. Dana tersebut akan digunakan untuk mendukung berbagai program pembangunan nagari, pemberdayaan masyarakat, serta kegiatan prioritas lainnya yang telah direncanakan dalam APB Nagari Tahun 2026.

Adapun nagari yang telah menerima pencairan Dana Desa Tahap I Tahun 2026 di Kecamatan X Koto yaitu:

Nagari Paninjauan sebesar Rp224.073.600,- pada 10 Maret 2026

Nagari Tambangan sebesar Rp185.061.600,- pada 10 Maret 2026

Nagari Panyalaian sebesar Rp224.073.600,- pada 10 Maret 2026

Nagari Jaho sebesar Rp144.056.400,- pada 13 Maret 2026

Nagari Koto Laweh sebesar Rp373.456.000,- pada 13 Maret 2026

Nagari Pandai Sikek sebesar Rp223.641.000,- pada 13 Maret 2026

Dengan telah masuknya Dana Desa Tahap I tersebut, pemerintah nagari diharapkan segera merealisasikan kegiatan yang telah direncanakan, termasuk pembangunan nagari, pemberdayaan masyarakat, program ketahanan pangan, serta penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) bagi masyarakat yang berhak menerima.

Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat (TAPM) Kabupaten Tanah Datar, Irwadi Agusra, menyampaikan bahwa setiap kegiatan yang bersumber dari Dana Desa juga harus dipublikasikan kepada masyarakat sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas.

Ia menjelaskan bahwa hal tersebut sesuai dengan Permendesa PDTT Nomor 16 Tahun 2026 Pasal 10, yang menyebutkan bahwa setiap kegiatan yang bersumber dari Dana Desa wajib dipublikasikan melalui media informasi nagari, termasuk media sosial nagari dan media informasi lainnya agar masyarakat dapat mengetahui penggunaan Dana Desa.

“Ini merupakan bentuk keterbukaan informasi kepada masyarakat. Setiap kegiatan yang menggunakan Dana Desa perlu dipublikasikan melalui media sosial nagari maupun media informasi lainnya sehingga masyarakat dapat mengetahui dan mengawasi pelaksanaan kegiatan tersebut,” ungkap Irwadi Agusra.

Lebih lanjut, ia juga menjelaskan bahwa Pasal 11 dalam peraturan tersebut menegaskan pentingnya transparansi dalam pengelolaan Dana Desa, dimana pemerintah nagari wajib menyediakan informasi yang mudah diakses masyarakat terkait penggunaan Dana Desa, mulai dari perencanaan, pelaksanaan kegiatan, hingga hasil yang dicapai.

Dengan adanya ketentuan tersebut, diharapkan pengelolaan Dana Desa dapat berjalan secara transparan, akuntabel, dan partisipatif, serta memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat nagari.

Ringankan Beban Warga, Nagari Tambangan Salurkan BLT-DD kepada 26 KPM

 


Tambangan - Pemerintah Nagari Tambangan, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) Triwulan I Tahun 2026 kepada masyarakat penerima manfaat. Dalam penyaluran tersebut, sebanyak 26 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menerima bantuan dengan besaran Rp150.000 per bulan.

Kegiatan penyaluran BLT-DD ini merupakan bagian dari program pemerintah yang bersumber dari Dana Desa untuk membantu masyarakat kurang mampu dalam memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari. Penyaluran bantuan dilakukan secara langsung kepada masyarakat penerima manfaat sesuai dengan hasil pendataan dan musyawarah nagari.

Acara penyaluran BLT-DD ini dipimpin oleh Ketua BPRN dan turut dihadiri oleh Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat (TAPM) Kabupaten Tanah Datar, Irwadi Agusra.

Wali Nagari Tambangan, Afrinal, Dt. Talanai, dalam tanggapannya menyampaikan bahwa penyaluran BLT Dana Desa ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat yang membutuhkan.

“Bantuan Langsung Tunai Dana Desa ini diharapkan dapat membantu meringankan beban ekonomi masyarakat penerima manfaat. Pemerintah Nagari Tambangan berkomitmen agar penyaluran bantuan ini tepat sasaran dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujar Afrinal, Dt. Talanai.

Ia juga berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat untuk memenuhi kebutuhan pokok keluarga.

Sementara itu, TAPM Kabupaten Tanah Datar Irwadi Agusra menyampaikan bahwa BLT Dana Desa merupakan salah satu program prioritas yang harus dilaksanakan oleh pemerintah nagari sebagai bentuk perlindungan sosial bagi masyarakat yang membutuhkan.

Dengan terlaksananya penyaluran BLT-DD Triwulan I Tahun 2026 ini, diharapkan bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan sebaik mungkin oleh masyarakat penerima manfaat serta mampu membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Nagari Tambangan.

Penyaluran BLT Dana Desa Triwulan I Tahun 2026 di Nagari Panyalaian, 32 KPM Terima Bantuan

 


Panyalaian – Pemerintah Nagari Panyalaian, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) Triwulan I Tahun 2026 kepada masyarakat penerima manfaat pada Rabu, 12 Maret 2026.

Sebanyak 32 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menerima bantuan tersebut. Setiap KPM menerima bantuan sebesar Rp150.000 per bulan, yang bersumber dari Dana Desa Tahun Anggaran 2026 sebagai bagian dari program perlindungan sosial pemerintah untuk membantu masyarakat yang kurang mampu.

Kegiatan penyaluran bantuan ini berlangsung dengan tertib dan lancar serta dihadiri oleh unsur pemerintah nagari, pendamping desa, serta masyarakat penerima manfaat. Penyaluran BLT Dana Desa ini merupakan salah satu bentuk komitmen pemerintah dalam membantu meringankan beban ekonomi masyarakat serta memastikan bahwa Dana Desa dapat dirasakan manfaatnya secara langsung oleh warga yang membutuhkan.

Wali Nagari Panyalaian, Dedi Sutani Dt. Rangkai Putiah, menyampaikan bahwa penyaluran BLT Dana Desa ini merupakan bagian dari program prioritas penggunaan Dana Desa yang bertujuan untuk membantu masyarakat kurang mampu di nagari.

Ia menjelaskan bahwa penetapan penerima bantuan telah melalui proses musyawarah nagari sehingga bantuan tersebut dapat tepat sasaran sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Penyaluran BLT Dana Desa ini diharapkan dapat membantu meringankan beban ekonomi masyarakat penerima manfaat. Pemerintah Nagari Panyalaian berkomitmen untuk melaksanakan program Dana Desa secara transparan, akuntabel, dan tepat sasaran,” ujar Dedi Sutani Dt. Rangkai Putiah.

Lebih lanjut ia berharap agar bantuan yang diterima oleh masyarakat dapat dimanfaatkan sebaik mungkin untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.

Sementara itu, Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat (TAPM) Kabupaten Tanah Datar, Irwadi Agusra, menyampaikan bahwa BLT Dana Desa merupakan salah satu kebijakan pemerintah yang bertujuan untuk memberikan perlindungan sosial kepada masyarakat desa yang membutuhkan.

Ia juga mengapresiasi Pemerintah Nagari Panyalaian yang telah melaksanakan penyaluran BLT Dana Desa sesuai dengan mekanisme dan ketentuan yang berlaku.

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya pengelolaan Dana Desa yang transparan dan akuntabel sehingga seluruh program yang dilaksanakan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat nagari.

Dengan tersalurkannya BLT Dana Desa Triwulan I Tahun 2026 ini, diharapkan dapat membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat penerima manfaat serta menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat perlindungan sosial di tingkat nagari.

Program ini juga menjadi bukti nyata bahwa Dana Desa tidak hanya digunakan untuk pembangunan fisik, tetapi juga untuk mendukung kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program pemberdayaan dan bantuan sosial.

Kamis, 12 Maret 2026

Nagari Paninjauan Salurkan BLT Dana Desa Triwulan I Tahun 2026 kepada 30 KPM

 


Paninjauan – Pemerintah Nagari Paninjauan, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) Tahun 2026 untuk periode Januari, Februari, dan Maret 2026 pada 12 Maret 2026. Penyaluran bantuan tersebut diberikan kepada 30 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang telah ditetapkan melalui mekanisme musyawarah nagari.

Setiap KPM menerima bantuan sebesar Rp150.000 per bulan, sehingga untuk penyaluran tiga bulan sekaligus, masing-masing penerima memperoleh Rp450.000.

Penyaluran BLT Dana Desa ini merupakan bagian dari program perlindungan sosial pemerintah yang bertujuan untuk membantu masyarakat kurang mampu dalam memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari.

Wali Nagari Paninjauan, Drs. Afrizal, M.Pd, menyampaikan bahwa penyaluran BLT Dana Desa ini merupakan bentuk komitmen pemerintah nagari dalam mendukung program pemerintah pusat sekaligus membantu masyarakat yang membutuhkan.

“BLT Dana Desa ini diharapkan dapat membantu meringankan beban ekonomi masyarakat penerima manfaat. Kami berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan sebaik mungkin untuk kebutuhan pokok keluarga,” ujar Afrizal.

Ia juga menegaskan bahwa pemerintah nagari berupaya agar penyaluran bantuan dilakukan secara transparan, tepat sasaran, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Sementara itu, Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat Kabupaten Tanah Datar, Irwadi Agusra, menyampaikan bahwa BLT Dana Desa merupakan salah satu program prioritas pemerintah yang bertujuan untuk memberikan perlindungan sosial kepada masyarakat desa atau nagari.

Menurutnya, pemerintah nagari memiliki peran penting dalam memastikan proses penyaluran berjalan dengan baik serta tepat sasaran kepada keluarga yang benar-benar membutuhkan.

Dengan terlaksananya penyaluran BLT Dana Desa ini, diharapkan dapat membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta memperkuat peran pemerintah nagari dalam mendukung program perlindungan sosial di tingkat nagari.

Rabu, 11 Maret 2026

BUMNAG SINGGAHAN ALANG SINGGALANG GELAR MUSYAWARAH TAHUNAN SESUAI PP NO.11 TAHUN 2021

 

Singgalang — BUMNag Singgahan Alang Singgalang Nagari Singgalang melaksanakan Musyawarah Nagari Tahunan (MNT) Tahun Buku 2025 pada 10 Maret 2026 di Nagari Singgalang, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar. Kegiatan ini merupakan agenda penting dalam rangka penyampaian laporan pertanggungjawaban pengelolaan BUMNag kepada masyarakat nagari serta evaluasi kinerja usaha, sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 11 Tahun 2021 tentang Badan Usaha Milik Desa.

Musyawarah Nagari Tahunan tersebut dipimpin oleh Badan Permusyawaratan Rakyat Nagari (BPRN) Nagari Singgalang dan dihadiri oleh Wali Nagari Singgalang dan perangkat Nagari Singgalang, TAPM Kabupaten Tanah Datar, Kasi Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kecamatan X Koto, serta Pendamping Desa Kecamatan X Koto, pengurus BUMNag, serta unsur masyarakat nagari.

Dalam musyawarah tersebut disampaikan laporan kegiatan serta perkembangan unit usaha yang dikelola oleh BUMNag Singgahan Alang Singgalang. Saat ini BUMNag mengembangkan kegiatan usaha di sektor ketahanan pangan, yaitu budidaya cabe dengan sistem tumpang sari bawang prei. Untuk bawang prei telah berhasil dipanen pada bulan Maret 2026, sedangkan tanaman cabe diperkirakan akan memasuki masa panen sekitar tiga bulan lagi.

Selain itu, BUMNag juga merencanakan pengembangan usaha budidaya wortel dan bawang merah yang akan mulai dilaksanakan pada tahun 2026 sebagai bagian dari penguatan program ketahanan pangan di Nagari Singgalang.

Di samping sektor pertanian, BUMNag Singgahan Alang Singgalang juga memiliki unit usaha penyertaan modal reguler berupa pengelolaan wisata alam Gunung Singgalang, yang memiliki potensi besar untuk meningkatkan pendapatan nagari serta membuka peluang ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Dalam proses penyelenggaraan kegiatan ini, Pemerintah Kecamatan X Koto melalui Kasi PMD Rahmat Nafri bersama Pendamping Desa Risnaldi dan Wara Noviyandri turut berperan aktif sejak tahap persiapan hingga pelaksanaan Musyawarah Nagari Tahunan. Peran tersebut meliputi fasilitasi koordinasi antara pemerintah nagari, BPRN, dan pengurus BUMNag, pendampingan dalam penyusunan laporan pertanggungjawaban BUMNag, serta memastikan pelaksanaan musyawarah berjalan sesuai dengan ketentuan regulasi yang berlaku.

Melalui pendampingan tersebut, diharapkan proses tata kelola BUMNag dapat berjalan secara transparan, partisipatif, dan akuntabel, sekaligus memperkuat kelembagaan BUMNag sebagai lembaga ekonomi nagari.

Sementara itu, Sekretaris Nagari Singgalang Winnetou, S. Kom juga memiliki peran strategis dalam mendukung terselenggaranya Musyawarah Nagari Tahunan BUMNag Singgahan Alang Singgalang. Sekretaris Nagari berperan dalam mengkoordinasikan persiapan administrasi, memfasilitasi penyusunan dokumen laporan pertanggungjawaban BUMNag, serta memastikan seluruh tahapan pelaksanaan musyawarah berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Melalui koordinasi yang baik antara Pemerintah Nagari, BPRN, pengurus BUMNag, Pendamping Desa serta pihak kecamatan, kegiatan musyawarah dapat terlaksana dengan tertib, transparan, dan partisipatif sesuai dengan amanat Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2021 tentang Badan Usaha Milik Desa.

Wali Nagari Singgalang Seri Mesra, S.Hum, Dt. Pangulu Basa Nan Kuruih dalam tanggapannya menyampaikan apresiasi kepada pengurus BUMNag yang telah berupaya mengembangkan berbagai unit usaha, terutama di sektor pertanian yang mendukung ketahanan pangan nagari. Ia berharap BUMNag dapat terus meningkatkan kinerja usaha serta memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Di sisi lain, TAPM Kabupaten Tanah Datar Irwadi Agusra menyampaikan bahwa Musyawarah Nagari Tahunan merupakan bagian penting dari tata kelola BUMNag sebagaimana diamanatkan dalam PP Nomor 11 Tahun 2021. Ia menegaskan bahwa pengelolaan BUMNag harus dilakukan secara akuntabel, transparan, dan profesional, sehingga mampu berkembang menjadi lembaga ekonomi nagari yang kuat.

Melalui kegiatan ini diharapkan BUMNag Singgahan Alang Singgalang dapat terus meningkatkan kinerja dan mengoptimalkan potensi usaha yang dimiliki, baik di sektor ketahanan pangan maupun pengembangan wisata alam Gunung Singgalang, sehingga dapat memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Nagari Singgalang.

Selasa, 10 Maret 2026

Tiga Nagari di Kecamatan X Koto Cairkan Dana Desa Tahap I 2026, BLT-DD Januari–Maret Segera Disalurkan

 


X Koto – Tiga nagari di Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar telah menerima penyaluran Dana Desa (DD) Tahap I Tahun Anggaran 2026 pada 10 Maret 2026. Penyaluran dana desa ini menjadi langkah awal dalam pelaksanaan berbagai program pembangunan nagari serta pemberdayaan masyarakat.

Adapun nagari yang telah menerima Dana Desa Tahap I Tahun 2026 yaitu:

  1. Nagari Paninjauan sebesar Rp 224.073.600,-
  2. Nagari Tambangan sebesar Rp 185.061.600,-
  3. Nagari Panyalaian sebesar Rp 224.073.600,-

Dengan telah dicairkannya Dana Desa Tahap I tersebut, pemerintah nagari diharapkan segera melaksanakan berbagai kegiatan yang telah direncanakan dalam APB Nagari Tahun 2026, termasuk penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) Tahap I kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Penyaluran BLT-DD Tahap I tersebut mencakup bantuan untuk bulan Januari, Februari dan Maret Tahun 2026, sehingga masyarakat penerima manfaat dapat segera merasakan dampak dari program bantuan pemerintah melalui Dana Desa.

Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat (TAPM) Kabupaten Tanah Datar, Irwadi Agusra, menyampaikan bahwa dengan telah masuknya Dana Desa Tahap I ke rekening kas nagari, pemerintah nagari diharapkan dapat segera menyalurkan BLT-DD kepada masyarakat yang berhak menerima.

“Dengan telah dicairkannya Dana Desa Tahap I, kami berharap pemerintah nagari dapat segera menyalurkan BLT Dana Desa untuk bulan Januari, Februari dan Maret 2026 kepada Keluarga Penerima Manfaat sesuai dengan data yang telah ditetapkan melalui musyawarah nagari,” ujar Irwadi Agusra via WA.

Ia juga menekankan agar penyaluran BLT Dana Desa dilakukan secara transparan, tepat sasaran dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, sehingga bantuan tersebut benar-benar dapat membantu masyarakat yang membutuhkan.

Sementara itu, Pemerintah Kecamatan X Koto juga memiliki peran penting dalam mendukung kelancaran proses pencairan Dana Desa Tahap I ini. Melalui Kasi Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Rahmat Nafri bersama Pendamping Desa, pemerintah kecamatan melakukan fasilitasi dan pendampingan kepada pemerintah nagari dalam proses pemenuhan persyaratan pencairan dana desa.

Pendampingan tersebut meliputi verifikasi kelengkapan dokumen, memastikan APB Nagari telah ditetapkan, serta memastikan seluruh persyaratan administrasi telah dipenuhi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Dengan adanya koordinasi yang baik antara Pemerintah Kecamatan, Pendamping Desa, serta Pemerintah Nagari, proses pencairan Dana Desa Tahap I Tahun 2026 di Kecamatan X Koto dapat berjalan dengan lancar.

Diharapkan melalui pemanfaatan Dana Desa yang tepat sasaran dan akuntabel, berbagai program pembangunan nagari, pemberdayaan masyarakat serta kegiatan prioritas seperti ketahanan pangan dan bantuan sosial kepada masyarakat dapat berjalan dengan baik demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat nagari di Kecamatan X Koto.


Senin, 09 Maret 2026

TAPM TANAH DATAR DAN BPP X KOTO TINJAU LANGSUNG BUDIDAYA BAWANG PROGRAM KETAHANAN PANGAN DI NAGARI TAMBANGAN KECAMATAN X KOTO KABUPATEN TANAH DATAR

 

Tambangan - Kegiatan ketahanan pangan melalui budidaya bawang di Nagari Tambangan, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar mendapat kunjungan monitoring lapangan dari Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat (TAPM) Kabupaten Tanah Datar, yaitu Masjoni dan Irwadi Agusra, serta Koordinator Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan X Koto Kabupaten Tanah Datar, Yusril, S.Pt. Kunjungan monitoring tersebut dilaksanakan pada Rabu, 5 Maret 2026, untuk melihat secara langsung perkembangan kegiatan budidaya bawang yang dilaksanakan oleh masyarakat sebagai bagian dari program ketahanan pangan nagari.

Kegiatan monitoring ini turut didampingi oleh Pendamping Desa, serta dihadiri oleh Wali Nagari Tambangan dan Sekretaris Nagari Tambangan serta Pengelola Bumnag Tigo Sapilin Tambangan. yang mana kegiatan ketahanan pangan di Nagari Tambangan dikelola oleh Bumnag Tigo Sapilin Tambangan dan didampingi oleh BPP Kec. X Koto dalam proses pelaksanaan. Dalam kesempatan tersebut, tim melakukan peninjauan langsung ke lokasi budidaya bawang sekaligus berdiskusi dengan pemerintah nagari dan pihak terkait mengenai perkembangan tanaman, pengelolaan kegiatan, serta potensi pengembangan usaha pertanian ke depan.


Masjoni, selaku Koordinator TAPM Kabupaten Tanah Datar, menyampaikan bahwa kegiatan ketahanan pangan melalui budidaya bawang merupakan salah satu upaya yang sangat baik dalam memanfaatkan potensi pertanian yang dimiliki nagari. Ia berharap kegiatan ini dapat terus dikembangkan sehingga mampu meningkatkan produksi pertanian serta memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat.

Sementara itu, Irwadi Agusra (TAPM Kabupaten Tanah Datar) menambahkan bahwa kegiatan ketahanan pangan yang dilaksanakan di nagari diharapkan tidak hanya berorientasi pada hasil produksi, tetapi juga pada keberlanjutan kegiatan dan penguatan kelompok masyarakat yang terlibat dalam pengelolaannya.

Lokasi budidaya bawang tersebut berada di area pertanian yang cukup menantang untuk dijangkau. Tim monitoring harus melewati medan yang cukup sulit, termasuk menyeberangi aliran sungai dengan menggunakan jembatan sederhana yang terbuat dari batang kelapa. Kondisi ini menunjukkan semangat dan kerja keras masyarakat dalam mengelola lahan pertanian demi mendukung program ketahanan pangan di Nagari Tambangan. Meskipun akses menuju lokasi cukup terbatas, kegiatan budidaya bawang tetap berjalan dengan baik berkat kerja sama masyarakat, pemerintah nagari, serta dukungan dari berbagai pihak.


Wali Nagari Tambangan, Afrinal, Dt. Talanai, dalam tanggapannya menyampaikan apresiasi atas kunjungan monitoring yang dilakukan oleh TAPM Kabupaten Tanah Datar dan pihak BPP Kecamatan X Koto. Ia berharap kegiatan budidaya bawang ini dapat menjadi salah satu program unggulan nagari dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, Sekretaris Nagari Tambangan, Zam Zam Khairani, menyampaikan bahwa Pemerintah Nagari Tambangan akan terus mendukung kegiatan ketahanan pangan serta melakukan koordinasi dengan berbagai pihak agar kegiatan ini dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat.

Dengan adanya kegiatan monitoring ini diharapkan program ketahanan pangan budidaya bawang di Nagari Tambangan dapat terus berkembang serta menjadi salah satu upaya dalam memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan perekonomian masyarakat nagari.

TPP Indonesia | TPP Provinsi Sumatera Barat | TPP Kabupaten Tanah Datar

BIMTEK PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN BUMNAG BERDASARKAN KEPMENDESA PDT NO. 136 TAHUN 2022 SE-KECAMATAN X KOTO

 


Singgalang – Pemerintah Kecamatan X Koto melaksanakan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyusunan Laporan Keuangan Badan Usaha Milik Nagari (BUMNag) berdasarkan Kepmendesa PDT Nomor 136 Tahun 2022 pada Jumat, 6 Maret 2026 bertempat di Aula Nagari Singgalang.

Bimtek ini dihadiri oleh Kasi PMD Kecamatan X Koto Rahmat Nafri, TAPM Kabupaten Tanah Datar Irwadi Agusra dan Sekretais Nagari Singgalang Winnetou, S.Kom serta Pendamping Lokal Desa (PLD) Dina Mariani.

Kegiatan ini diikuti oleh pengurus dan pengelola BUMNag se-Kecamatan X Koto, serta dihadiri oleh unsur pemerintah kecamatan, pemerintah nagari, dan pendamping desa. Bimtek ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pengelola BUMNag dalam menyusun laporan keuangan yang tertib administrasi, transparan, dan akuntabel sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Dalam kegiatan ini hadir sebagai narasumber, yaitu Risnaldi selaku Pendamping Desa dan Nofiyanti selaku Pengelola BUMNag Bersatu Maju Sejahtera Nagari Koto Baru. Kedua narasumber menyampaikan materi terkait sistem pencatatan keuangan BUMNag, penyusunan jurnal transaksi, laporan laba rugi, laporan posisi keuangan (neraca), serta laporan arus kas sesuai dengan ketentuan Kepmendesa PDT Nomor 136 Tahun 2022.

Selain penyampaian materi, kegiatan juga dilengkapi dengan diskusi dan praktik penyusunan laporan keuangan, sehingga para peserta dapat memahami secara teknis bagaimana mencatat setiap transaksi usaha hingga menjadi laporan keuangan yang lengkap dan sesuai standar.


Irwadi Agusra, selaku Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat (TAPM) Kabupaten Tanah Datar, menyampaikan bahwa kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyusunan Laporan Keuangan BUMNag berdasarkan Kepmendesa PDT Nomor 136 Tahun 2022 sangat penting untuk meningkatkan kapasitas pengelola BUMNag dalam tata kelola administrasi dan keuangan usaha nagari. Menurutnya, laporan keuangan yang disusun dengan baik dan sesuai standar akan menjadi dasar dalam menilai kinerja usaha BUMNag serta meningkatkan kepercayaan pemerintah nagari dan masyarakat terhadap pengelolaan BUMNag.

Ia juga menambahkan bahwa pengelolaan BUMNag harus dilakukan secara transparan, akuntabel, dan profesional, sehingga setiap kegiatan usaha yang dijalankan dapat dipertanggungjawabkan dengan baik. Melalui kegiatan bimtek ini diharapkan para pengelola BUMNag dapat memahami secara teknis proses pencatatan transaksi hingga penyusunan laporan keuangan sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam Kepmendesa PDT Nomor 136 Tahun 2022.

Selain itu, Irwadi Agusra berharap agar BUMNag di Kecamatan X Koto dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan ekonomi nagari serta kesejahteraan masyarakat.

Kasi PMD Kecamatan X Koto, Rahmat Nafri, dalam tanggapannya menyampaikan bahwa kegiatan Bimtek ini sangat penting untuk meningkatkan kapasitas pengelola BUMNag dalam pengelolaan administrasi dan keuangan. Ia berharap melalui kegiatan ini seluruh BUMNag di Kecamatan X Koto mampu menyusun laporan keuangan secara baik, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan, sehingga keberadaan BUMNag benar-benar memberikan manfaat bagi perekonomian nagari.

Sementara itu, Sekretaris Nagari Singgalang, Winnetou, S.Kom, menyampaikan apresiasi atas terlaksananya kegiatan Bimtek di Aula Nagari Singgalang. Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi wadah pembelajaran bersama bagi pengelola BUMNag dalam meningkatkan kualitas pengelolaan usaha nagari serta memperkuat tata kelola keuangan BUMNag di masing-masing nagari.

Melalui kegiatan Bimtek ini diharapkan pengelolaan BUMNag di wilayah Kecamatan X Koto dapat semakin profesional, transparan, dan akuntabel, sehingga mampu meningkatkan kontribusi terhadap pendapatan nagari dan kesejahteraan masyarakat.

Jumat, 27 Februari 2026

Musyawarah Nagari Tahunan BUMNag Tahun Buku 2025 di Kecamatan X Koto Sesuai PP Nomor 11 Tahun 2021


Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar — Pelaksanaan Musyawarah Nagari Tahunan (MNT) BUMNag Tahun Buku 2025 di Kecamatan X Koto telah dilaksanakan sesuai ketentuan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 11 Tahun 2021 tentang Badan Usaha Milik Desa, yang mengatur kewajiban BUMDes/BUMNag menyampaikan laporan pertanggungjawaban melalui forum musyawarah nagari/desa. Musyawarah ini diselenggarakan paling lama 6 (enam) bulan setelah tahun buku lampau berakhir.

Adapun BUMNag di Kecamatan X Koto yang telah melaksanakan Musyawarah Nagari Tahunan Tahun Buku 2025 yaitu:

  1. BUMNag Panama Sejahtera Paninjauan, Nagari Paninjauan, dilaksanakan pada 04 Februari 2026, dihadiri oleh Wali Nagari Paninjauan Drs. Afrizal, M.Pd.

  2. BUMNag Bersatu Maju Sejahtera Koto Baru, Nagari Koto Baru, dilaksanakan pada 24 Februari 2026, dihadiri oleh Wali Nagari Koto Baru Adenis.

Kegiatan tersebut juga mendapat perhatian dan dukungan dari Camat X Koto Mohd. Yahya Suryadi Putera, S.STP, serta unsur Pemerintah Nagari, Badan Permusyawaratan Nagari (BPN), pengurus dan pengawas BUMNag, tokoh masyarakat, serta Pendamping Desa dan Pendamping Lokal Desa Kecamatan X Koto.

Dalam Musyawarah Nagari Tahunan, pengurus BUMNag menyampaikan Laporan Tahunan sebagaimana diatur dalam PP Nomor 11 Tahun 2021 Pasal 58 Ayat (6) yang paling sedikit memuat:

a. Perhitungan tahunan yang terdiri atas laporan posisi keuangan akhir tahun buku yang baru berakhir dan perhitungan laba rugi dari tahun buku yang bersangkutan beserta penjelasannya;
b. Laporan posisi keuangan dan perhitungan laba rugi konsolidasi dari unit usaha BUM Desa/BUM Desa Bersama;
c. Laporan mengenai keadaan dan jalannya BUM Desa/BUM Desa Bersama serta hasil yang telah dicapai;
d. Kegiatan utama BUM Desa/BUM Desa Bersama dan perubahan selama tahun buku;
e. Rincian masalah yang timbul selama tahun buku yang memengaruhi kegiatan BUM Desa/BUM Desa Bersama; dan
f. Laporan mengenai tugas pengurusan oleh pelaksana operasional, pengawasan oleh pengawas, dan pemberian nasihat oleh penasihat yang telah dilaksanakan selama tahun buku yang baru berakhir.

Pelaksanaan Musyawarah Nagari Tahunan ini menjadi momentum penting dalam mewujudkan tata kelola BUMNag yang transparan, akuntabel, dan partisipatif, sekaligus sebagai sarana evaluasi bersama terhadap kinerja usaha nagari dan perencanaan pengembangan ke depan agar mampu memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Nagari (PAN) serta kesejahteraan masyarakat.

Tanggapan dan Harapan Pimpinan Daerah

Wali Nagari Paninjauan Drs. Afrizal, M.Pd menyampaikan apresiasi atas terlaksananya Musyawarah Nagari Tahunan BUMNag Panama Sejahtera Paninjauan yang berjalan dengan baik dan sesuai ketentuan. Ia menilai laporan pertanggungjawaban yang disampaikan menjadi bukti komitmen pengurus dalam mengelola usaha nagari secara profesional.
Ia berharap ke depan BUMNag dapat terus mengembangkan unit usaha produktif dan inovatif sehingga mampu memberikan kontribusi nyata terhadap Pendapatan Asli Nagari serta membuka peluang usaha dan lapangan kerja bagi masyarakat.

Wali Nagari Koto Baru Adenis menyampaikan bahwa pelaksanaan Musyawarah Nagari Tahunan BUMNag Bersatu Maju Sejahtera Koto Baru merupakan bentuk akuntabilitas pengelolaan usaha nagari kepada masyarakat. Ia menilai capaian selama Tahun Buku 2025 menjadi motivasi untuk meningkatkan kinerja ke depan.
Ia berharap BUMNag dapat terus berkembang sebagai motor penggerak ekonomi nagari melalui pemanfaatan potensi lokal, khususnya sektor pertanian dan usaha produktif lainnya, dengan dukungan penuh dari Pemerintah Nagari.

Sementara itu, Camat X Koto Mohd. Yahya Suryadi Putera, S.STP memberikan apresiasi kepada seluruh BUMNag di Kecamatan X Koto yang telah melaksanakan Musyawarah Nagari Tahunan sesuai ketentuan PP Nomor 11 Tahun 2021. Ia menegaskan bahwa pelaksanaan musyawarah merupakan indikator penting tata kelola kelembagaan yang baik dan bentuk pertanggungjawaban kepada masyarakat.
Camat berharap BUMNag di Kecamatan X Koto terus meningkatkan kapasitas kelembagaan, manajemen usaha, serta inovasi program agar mampu memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat, dengan memperkuat sinergi antara Pemerintah Nagari, BUMNag, Pendamping Desa, dan seluruh pemangku kepentingan.

Keberhasilan pelaksanaan kegiatan ini juga tidak terlepas dari peran TAPM Kab. Tanah Datar, Pendamping Desa dan Pendamping Lokal Desa Kecamatan X Koto yang melakukan pendampingan mulai dari penguatan kelembagaan, fasilitasi pemahaman regulasi, penyusunan laporan tahunan, hingga memastikan musyawarah berjalan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Dengan terlaksananya Musyawarah Nagari Tahunan Tahun Buku 2025 ini, diharapkan seluruh BUMNag di Kecamatan X Koto semakin profesional dalam pengelolaan usaha serta mampu menjadi motor penggerak ekonomi nagari yang berkelanjutan.

TPP Kec. X Koto, TPP Kab. Tanah Datar, TPP Prov. Sumbar, TPP Indonesia

Panen Perdana Budidaya Wortel oleh BUMNag Bersatu Maju Sejahtera Koto Baru, Wujud Keberhasilan Program Ketahanan Pangan

 


Nagari Koto Baru, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar — Badan Usaha Milik Nagari (BUMNag) Bersatu Maju Sejahtera Koto Baru melaksanakan panen perdana budidaya wortel sebagai bagian dari kegiatan ketahanan pangan nagari. Kegiatan ini menjadi langkah awal yang menggembirakan dalam pengembangan sektor pertanian produktif berbasis potensi lokal.

Panen dilaksanakan di lahan pertanian masyarakat dengan latar perbukitan dan kawasan pertanian yang subur, serta dihadiri oleh Kasi Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kecamatan X Koto, Rahmat Nafri, bersama Pendamping Desa dan Pendamping Lokal Desa Kecamatan X Koto yang selama ini turut mendampingi proses perencanaan hingga pelaksanaan kegiatan.

Perwakilan BUMNag Bersatu Maju Sejahtera menyampaikan bahwa panen perdana ini merupakan hasil kerja sama antara pengurus BUMNag, kelompok tani, serta dukungan pemerintah nagari dan pendamping desa. Budidaya wortel dipilih karena memiliki potensi ekonomi yang baik serta cocok dengan kondisi lahan pertanian di wilayah Koto Baru.

Kasi PMD Kecamatan X Koto Rahmat Nafri mengapresiasi keberhasilan kegiatan tersebut dan berharap program ketahanan pangan melalui BUMNag dapat terus berkembang. Menurutnya, pengelolaan usaha pertanian oleh BUMNag tidak hanya meningkatkan pendapatan nagari, tetapi juga membuka peluang kerja serta memperkuat ekonomi masyarakat.

Keberhasilan panen perdana ini tidak terlepas dari peran aktif Pendamping Desa dan Pendamping Lokal Desa Kecamatan X Koto yang memberikan dukungan dalam perencanaan program, penguatan kelembagaan BUMNag, pendampingan teknis kegiatan, hingga pengawasan pemanfaatan dana desa agar tepat sasaran. Pendampingan yang berkelanjutan menjadi salah satu faktor penting dalam memastikan kegiatan ketahanan pangan berjalan efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Dengan adanya panen perdana budidaya wortel ini, diharapkan BUMNag Bersatu Maju Sejahtera Koto Baru dapat terus mengembangkan usaha pertanian lainnya, sehingga mampu menjadi motor penggerak ekonomi nagari serta memperkuat kemandirian pangan masyarakat di Kecamatan X Koto.

Sabtu, 21 Februari 2026

KEGIATAN PENYELENGGARAAN POSYANDU DALAM RANGKA PENANGANAN STUNTING NAGARI PANINJAUAN KECAMATAN X KOTO KABUPATEN TANAH DATAR

KEGIATAN PENYELENGGARAAN POSYANDU DALAM RANGKA PENANGANAN STUNTING
NAGARI PANINJAUAN KECAMATAN X KOTO
KABUPATEN TANAH DATAR


Pemerintah Nagari Paninjauan, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar terus berkomitmen dalam mendukung program pemerintah daerah dan nasional dalam percepatan penurunan angka stunting melalui kegiatan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu). Kegiatan Posyandu dilaksanakan secara rutin setiap bulan di seluruh jorong sebagai bentuk pelayanan kesehatan dasar yang langsung menyentuh masyarakat, khususnya ibu hamil, bayi, dan balita.

Posyandu memiliki peran yang sangat strategis dalam upaya pencegahan dan penanganan stunting karena menjadi garda terdepan dalam pemantauan pertumbuhan anak sejak dini. Melalui kegiatan ini, kondisi kesehatan dan status gizi balita dapat dipantau secara berkala sehingga risiko terjadinya stunting dapat dideteksi dan ditangani lebih cepat.

Pelaksanaan kegiatan Posyandu diawali dengan pendaftaran peserta, kemudian dilakukan penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, serta pemantauan perkembangan anak menggunakan standar pertumbuhan yang telah ditetapkan. Kegiatan dilanjutkan dengan pelayanan imunisasi, pemberian vitamin, makanan tambahan bergizi (PMT), serta pemeriksaan kesehatan ibu hamil dan ibu menyusui.

Selain pelayanan kesehatan, kader Posyandu dan tenaga kesehatan juga memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya pemenuhan gizi seimbang, pola asuh anak yang baik, pemberian ASI eksklusif, sanitasi lingkungan, serta perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Edukasi ini menjadi bagian penting dalam pencegahan stunting karena faktor penyebab stunting tidak hanya berkaitan dengan makanan, tetapi juga pola pengasuhan dan kondisi lingkungan.

Adapun sasaran penerima manfaat kegiatan Posyandu di Nagari Paninjauan meliputi:

  • Bayi usia 0 s/d 11 bulan : 86 orang

  • Balita usia 12 bulan s/d 5 tahun : 393 orang

  • Ibu hamil (Bumil) : 29 orang

  • Lansia : 23 orang

Dengan jumlah sasaran tersebut, kegiatan Posyandu menjadi sangat penting sebagai upaya pelayanan kesehatan preventif dan promotif bagi masyarakat secara menyeluruh.

Suasana kegiatan Posyandu di Nagari Paninjauan terlihat penuh semangat kebersamaan antara kader, tenaga kesehatan, dan masyarakat. Partisipasi aktif para orang tua menunjukkan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan dan pertumbuhan anak sejak usia dini sebagai investasi masa depan generasi nagari.

Adapun Posyandu yang aktif di Nagari Paninjauan terdiri dari:

  1. Posyandu Mawar Merah — Jorong Balai Satu

  2. Posyandu Mawar Putih — Jorong Balai Satu

  3. Posyandu Flamboyan Putih — Jorong Tabu Baraie

  4. Posyandu Flamboyan Merah — Jorong Tabu Baraie

  5. Posyandu Flamboyan Kuning — Jorong Tabu Baraie

  6. Posyandu Flamboyan Biru — Jorong Tabu Baraie

  7. Posyandu Melati Suci — Jorong Hilie Balai

  8. Posyandu Kuncup Melati — Jorong Hilie Balai

  9. Posyandu Melati Wangi — Jorong Hilie Balai

  10. Posyandu Kladiol Putih — Jorong Tigo Suku

  11. Posyandu Kladiol Merah — Jorong Tigo Suku

  12. Posyandu Kladiol Kuning — Jorong Tigo Suku

Wali Nagari Paninjauan, Drs. Afrizal, M.Pd, menyampaikan bahwa kegiatan Posyandu merupakan salah satu langkah nyata nagari dalam mendukung program percepatan penurunan stunting, karena melalui Posyandu kondisi kesehatan ibu dan anak dapat dipantau secara berkelanjutan.

Sementara itu, Camat X Koto, Mohd. Yahya Suryadi Putera, S.STP, memberikan apresiasi kepada para kader Posyandu yang telah berperan aktif dalam pelayanan kesehatan masyarakat. Ia berharap sinergi antara pemerintah nagari, tenaga kesehatan, dan masyarakat dapat terus ditingkatkan agar angka stunting dapat ditekan secara signifikan.

Melalui kegiatan Posyandu yang dilaksanakan secara rutin setiap bulan ini, diharapkan masyarakat Nagari Paninjauan dapat semakin sadar akan pentingnya pemenuhan gizi dan kesehatan keluarga, sehingga mampu menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas menuju nagari bebas stunting.

Jumat, 20 Februari 2026

Kegiatan Gebyar Posyandu Se-Nagari Koto Baru: Wujud Komitmen Pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak


Pemerintah Nagari Koto Baru, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar melaksanakan kegiatan Gebyar Posyandu Se-Nagari Koto Baru pada tanggal 12 Februari 2026 sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, khususnya kesehatan ibu dan anak.

Kegiatan ini melibatkan seluruh Posyandu yang ada di wilayah Nagari Koto Baru, yaitu Posyandu Katelia I Jorong Koto, Posyandu Katelia II Jorong Koto, dan Posyandu Dahlia Jorong Subarang. Gebyar Posyandu diikuti oleh masyarakat dengan sasaran utama balita, ibu hamil, serta keluarga yang memiliki anak usia dini. Berdasarkan data yang ada, jumlah balita yang menjadi sasaran pelayanan mencapai 150 KPM (Keluarga Penerima Manfaat), dengan dukungan 27 kader Posyandu penerima upah yang aktif memberikan pelayanan kesehatan dasar kepada masyarakat.

Kegiatan yang dilaksanakan meliputi penimbangan balita, pengukuran tinggi badan, pelayanan kesehatan, pemberian imunisasi, pemberian makanan tambahan (PMT), penyuluhan kesehatan, serta edukasi tentang gizi dan pola hidup sehat. Kader Posyandu bersama tenaga kesehatan berperan aktif dalam memberikan pelayanan guna mendukung tumbuh kembang anak secara optimal serta pencegahan stunting di Nagari Koto Baru.

Wali Nagari Koto Baru Adenis menyampaikan apresiasi kepada seluruh kader Posyandu atas dedikasi dan peran aktif dalam meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat. Sementara itu, Camat X Koto Mohd. Yahya Suryadi Putera, S.STP juga memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan Posyandu sebagai salah satu upaya peningkatan kualitas kesehatan masyarakat di tingkat nagari.

Melalui kegiatan Gebyar Posyandu ini diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan ibu dan anak semakin meningkat serta dapat memperkuat sinergi antara pemerintah nagari, tenaga kesehatan, dan masyarakat dalam mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas di masa depan.

Panen Lobak Sawi BUMNag Panama Sejahtera, Wujud Ketahanan Pangan di Nagari Paninjauan


Nagari Paninjauan, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar — Badan Usaha Milik Nagari (BUMNag) Panama Sejahtera Nagari Paninjauan melaksanakan kegiatan panen lobak sawi yang dibudidayakan dengan sistem tumpang sari bersama tanaman edamame. Kegiatan ini merupakan salah satu upaya pengembangan sektor pertanian nagari sekaligus mendukung program ketahanan pangan masyarakat.

Panen tersebut mendapat perhatian langsung dari Wali Nagari Paninjauan, Drs. Afrizal, M.Pd, serta Camat X Koto, Mohd. Yahya Suryadi Putera, S.STP, yang turut hadir melihat hasil budidaya pertanian yang dikelola oleh BUMNag Panama Sejahtera bersama kelompok masyarakat setempat.


Wali Nagari Paninjauan Drs. Afrizal, M.Pd menyampaikan apresiasi atas keberhasilan BUMNag dalam mengembangkan usaha produktif di sektor pertanian. Menurutnya, budidaya lobak dengan sistem tumpang sari bersama edamame merupakan inovasi yang baik karena mampu meningkatkan produktivitas lahan sekaligus memberikan nilai ekonomi tambahan bagi masyarakat nagari.

“Melalui kegiatan ini kita berharap BUMNag dapat terus berkembang menjadi penggerak ekonomi masyarakat, khususnya di bidang pertanian, sehingga mampu meningkatkan pendapatan masyarakat dan kesejahteraan bersama,” ujarnya.

Sementara itu, Camat X Koto Mohd. Yahya Suryadi Putera, S.STP juga memberikan dukungan terhadap kegiatan tersebut. Ia menilai pemanfaatan lahan pertanian dengan pola tumpang sari menjadi contoh yang baik dalam optimalisasi potensi pertanian nagari. Selain meningkatkan hasil produksi, pola ini juga dapat mengurangi risiko kerugian petani karena memiliki lebih dari satu komoditas dalam satu lahan.

Direktur BUMNag Panama Sejahtera menyampaikan bahwa budidaya lobak sawi dan edamame ini merupakan program usaha yang dikembangkan sebagai sumber pendapatan BUMNag sekaligus membuka peluang kerja bagi masyarakat sekitar. Hasil panen nantinya akan dipasarkan untuk memenuhi kebutuhan pasar lokal maupun luar daerah.

Dengan adanya kegiatan panen ini, diharapkan BUMNag Panama Sejahtera Nagari Paninjauan dapat terus menjadi motor penggerak ekonomi nagari, memperkuat ketahanan pangan, serta mendorong kemandirian masyarakat dalam sektor pertanian.

Jumat, 10 Oktober 2025

KDMP Sebagai Mitra Bumdes/Bumnag Dalam Meningkatkan Taraf Ekonomi Masyarakat Desa

BEST PRACTISE

KDMP Sebagai Mitra Bumdes/Bumnag Dalam Meningkatkan Taraf Ekonomi Masyarakat Desa

Koto Laweh, 09 Oktober 2025

 


Koperasi Desa Merah Putih merupakan program pemerintah, yang mana sebagai alternatif baru untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di desa dan memperbaiki taraf hidup  masyarakat. pemerintah berharap dengan program Koperasi Desa Merah Putih dapat mengurangi biaya distribusi, meningkatkan daya saing petani dan produsen lokal, serta mempercepat akses masyarakat desa ke pasar yang lebih luas.

Dalam sepuluh tahun terakhir, desa-desa di Indonesia telah mendirikan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang berperan sebagai pengelola usaha desa yang sesuai dengan sumber daya alam dan potensi lokal desa, yang diharapkan BUMDesa sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi dan membuka lapangan pekerjaan di desa serta dapat memberikan pendapatan bagi pemerintah desa.

Setiap tahun Dana Desa memberikan pernyataan modal BUMDes untuk memperkuat BUMDes. Dalam pelaksanaannya tidak semuanya BUMDes bisa berjalan dengan baik dan memberikan pendapatan bagi desa, namun ada juga BUMDes yang berjalan dengan baik dengan pengelolaan yang bagus dan professional. Salah satu masalah utama yang dihadapi BUMDes adalah minimnya manajemen profesional serta dukungan yang berkelanjutan.

Dalam hal ini, keberadaan Koperasi Desa Merah Putih bisa berfungsi sebagai pendukung yang mempercepat perbaikan ekosistem usaha desa dan sebagai lembaga ekonomi yang menjangkau kalangan Masyarakat ekonomi rendah, bukannya sebagai pesaing yang justru membuat masyarakat desa bingung dengan skema baru Koperasi Desa Merah Putih.

Program Koperasi Desa Merah Putih dibuat untuk menangani berbagai masalah yang telah menghalangi kemajuan ekonomi desa, seperti kurangnya modal usaha, panjangnya rantai distribusi, menekan biaya produksi pertanian dan hasil usaha lainnya dari desa dan menekan tengkulak yang merugikan petani.

Dengan membentuk Koperasi Desa Merah Putih sebagai pusat perekonomian desa, pemerintah berharap dapat mengurangi biaya distribusi, meningkatkan daya saing petani dan produsen lokal, serta mempercepat akses masyarakat desa ke pasar yang lebih luas, sehingga bisa mendorong pertumbuhan ekonomi di desa dan sebagai mitra BUMDes dalam meningkatkan taraf ekonomi Masyarakat desa.

Dengan dilaksanakan kegiatan ketahanan pangan oleh Bumdes/Bumnag, yang mana hasil kegiatan ketahanan pangan tersebut akan di pasarkan oleh KDMP, yang nantinya KDMP juga bekerjasama dengan Bumnag Bersama yang ada di Kecamatan untuk pemasaran hasil produksi ketahanan pangan, sehingga mendorong pertumbuhan ekonomi di desa dan meningkatkan taraf ekonomi Masyarakat desa.

Nagari Koto Laweh Kecamatan X Koto Kabupaten Tanah Datar telah membentuk Koperasi Desa Merah Putih dan sudah berbadan hukum dengan KEPUTUSAN MENTERI HUKUM REPUBLIK INDONESIA NOMOR AHU-0035579.AH.01.29.TAHUN 2025 TENTANG PENGESAHAN PENDIRIAN BADAN HUKUM KOPERASI DESA MERAH PUTIH NAGARI KOTO LAWEH TANAH DATAR.