Tampilkan postingan dengan label Vidio. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Vidio. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 21 Februari 2026

KEGIATAN PENYELENGGARAAN POSYANDU DALAM RANGKA PENANGANAN STUNTING NAGARI PANINJAUAN KECAMATAN X KOTO KABUPATEN TANAH DATAR

KEGIATAN PENYELENGGARAAN POSYANDU DALAM RANGKA PENANGANAN STUNTING
NAGARI PANINJAUAN KECAMATAN X KOTO
KABUPATEN TANAH DATAR


Pemerintah Nagari Paninjauan, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar terus berkomitmen dalam mendukung program pemerintah daerah dan nasional dalam percepatan penurunan angka stunting melalui kegiatan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu). Kegiatan Posyandu dilaksanakan secara rutin setiap bulan di seluruh jorong sebagai bentuk pelayanan kesehatan dasar yang langsung menyentuh masyarakat, khususnya ibu hamil, bayi, dan balita.

Posyandu memiliki peran yang sangat strategis dalam upaya pencegahan dan penanganan stunting karena menjadi garda terdepan dalam pemantauan pertumbuhan anak sejak dini. Melalui kegiatan ini, kondisi kesehatan dan status gizi balita dapat dipantau secara berkala sehingga risiko terjadinya stunting dapat dideteksi dan ditangani lebih cepat.

Pelaksanaan kegiatan Posyandu diawali dengan pendaftaran peserta, kemudian dilakukan penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, serta pemantauan perkembangan anak menggunakan standar pertumbuhan yang telah ditetapkan. Kegiatan dilanjutkan dengan pelayanan imunisasi, pemberian vitamin, makanan tambahan bergizi (PMT), serta pemeriksaan kesehatan ibu hamil dan ibu menyusui.

Selain pelayanan kesehatan, kader Posyandu dan tenaga kesehatan juga memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya pemenuhan gizi seimbang, pola asuh anak yang baik, pemberian ASI eksklusif, sanitasi lingkungan, serta perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Edukasi ini menjadi bagian penting dalam pencegahan stunting karena faktor penyebab stunting tidak hanya berkaitan dengan makanan, tetapi juga pola pengasuhan dan kondisi lingkungan.

Adapun sasaran penerima manfaat kegiatan Posyandu di Nagari Paninjauan meliputi:

  • Bayi usia 0 s/d 11 bulan : 86 orang

  • Balita usia 12 bulan s/d 5 tahun : 393 orang

  • Ibu hamil (Bumil) : 29 orang

  • Lansia : 23 orang

Dengan jumlah sasaran tersebut, kegiatan Posyandu menjadi sangat penting sebagai upaya pelayanan kesehatan preventif dan promotif bagi masyarakat secara menyeluruh.

Suasana kegiatan Posyandu di Nagari Paninjauan terlihat penuh semangat kebersamaan antara kader, tenaga kesehatan, dan masyarakat. Partisipasi aktif para orang tua menunjukkan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan dan pertumbuhan anak sejak usia dini sebagai investasi masa depan generasi nagari.

Adapun Posyandu yang aktif di Nagari Paninjauan terdiri dari:

  1. Posyandu Mawar Merah — Jorong Balai Satu

  2. Posyandu Mawar Putih — Jorong Balai Satu

  3. Posyandu Flamboyan Putih — Jorong Tabu Baraie

  4. Posyandu Flamboyan Merah — Jorong Tabu Baraie

  5. Posyandu Flamboyan Kuning — Jorong Tabu Baraie

  6. Posyandu Flamboyan Biru — Jorong Tabu Baraie

  7. Posyandu Melati Suci — Jorong Hilie Balai

  8. Posyandu Kuncup Melati — Jorong Hilie Balai

  9. Posyandu Melati Wangi — Jorong Hilie Balai

  10. Posyandu Kladiol Putih — Jorong Tigo Suku

  11. Posyandu Kladiol Merah — Jorong Tigo Suku

  12. Posyandu Kladiol Kuning — Jorong Tigo Suku

Wali Nagari Paninjauan, Drs. Afrizal, M.Pd, menyampaikan bahwa kegiatan Posyandu merupakan salah satu langkah nyata nagari dalam mendukung program percepatan penurunan stunting, karena melalui Posyandu kondisi kesehatan ibu dan anak dapat dipantau secara berkelanjutan.

Sementara itu, Camat X Koto, Mohd. Yahya Suryadi Putera, S.STP, memberikan apresiasi kepada para kader Posyandu yang telah berperan aktif dalam pelayanan kesehatan masyarakat. Ia berharap sinergi antara pemerintah nagari, tenaga kesehatan, dan masyarakat dapat terus ditingkatkan agar angka stunting dapat ditekan secara signifikan.

Melalui kegiatan Posyandu yang dilaksanakan secara rutin setiap bulan ini, diharapkan masyarakat Nagari Paninjauan dapat semakin sadar akan pentingnya pemenuhan gizi dan kesehatan keluarga, sehingga mampu menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas menuju nagari bebas stunting.

Jumat, 20 Februari 2026

Kegiatan Gebyar Posyandu Se-Nagari Koto Baru: Wujud Komitmen Pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak


Pemerintah Nagari Koto Baru, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar melaksanakan kegiatan Gebyar Posyandu Se-Nagari Koto Baru pada tanggal 12 Februari 2026 sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, khususnya kesehatan ibu dan anak.

Kegiatan ini melibatkan seluruh Posyandu yang ada di wilayah Nagari Koto Baru, yaitu Posyandu Katelia I Jorong Koto, Posyandu Katelia II Jorong Koto, dan Posyandu Dahlia Jorong Subarang. Gebyar Posyandu diikuti oleh masyarakat dengan sasaran utama balita, ibu hamil, serta keluarga yang memiliki anak usia dini. Berdasarkan data yang ada, jumlah balita yang menjadi sasaran pelayanan mencapai 150 KPM (Keluarga Penerima Manfaat), dengan dukungan 27 kader Posyandu penerima upah yang aktif memberikan pelayanan kesehatan dasar kepada masyarakat.

Kegiatan yang dilaksanakan meliputi penimbangan balita, pengukuran tinggi badan, pelayanan kesehatan, pemberian imunisasi, pemberian makanan tambahan (PMT), penyuluhan kesehatan, serta edukasi tentang gizi dan pola hidup sehat. Kader Posyandu bersama tenaga kesehatan berperan aktif dalam memberikan pelayanan guna mendukung tumbuh kembang anak secara optimal serta pencegahan stunting di Nagari Koto Baru.

Wali Nagari Koto Baru Adenis menyampaikan apresiasi kepada seluruh kader Posyandu atas dedikasi dan peran aktif dalam meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat. Sementara itu, Camat X Koto Mohd. Yahya Suryadi Putera, S.STP juga memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan Posyandu sebagai salah satu upaya peningkatan kualitas kesehatan masyarakat di tingkat nagari.

Melalui kegiatan Gebyar Posyandu ini diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan ibu dan anak semakin meningkat serta dapat memperkuat sinergi antara pemerintah nagari, tenaga kesehatan, dan masyarakat dalam mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas di masa depan.

Panen Lobak Sawi BUMNag Panama Sejahtera, Wujud Ketahanan Pangan di Nagari Paninjauan


Nagari Paninjauan, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar — Badan Usaha Milik Nagari (BUMNag) Panama Sejahtera Nagari Paninjauan melaksanakan kegiatan panen lobak sawi yang dibudidayakan dengan sistem tumpang sari bersama tanaman edamame. Kegiatan ini merupakan salah satu upaya pengembangan sektor pertanian nagari sekaligus mendukung program ketahanan pangan masyarakat.

Panen tersebut mendapat perhatian langsung dari Wali Nagari Paninjauan, Drs. Afrizal, M.Pd, serta Camat X Koto, Mohd. Yahya Suryadi Putera, S.STP, yang turut hadir melihat hasil budidaya pertanian yang dikelola oleh BUMNag Panama Sejahtera bersama kelompok masyarakat setempat.


Wali Nagari Paninjauan Drs. Afrizal, M.Pd menyampaikan apresiasi atas keberhasilan BUMNag dalam mengembangkan usaha produktif di sektor pertanian. Menurutnya, budidaya lobak dengan sistem tumpang sari bersama edamame merupakan inovasi yang baik karena mampu meningkatkan produktivitas lahan sekaligus memberikan nilai ekonomi tambahan bagi masyarakat nagari.

“Melalui kegiatan ini kita berharap BUMNag dapat terus berkembang menjadi penggerak ekonomi masyarakat, khususnya di bidang pertanian, sehingga mampu meningkatkan pendapatan masyarakat dan kesejahteraan bersama,” ujarnya.

Sementara itu, Camat X Koto Mohd. Yahya Suryadi Putera, S.STP juga memberikan dukungan terhadap kegiatan tersebut. Ia menilai pemanfaatan lahan pertanian dengan pola tumpang sari menjadi contoh yang baik dalam optimalisasi potensi pertanian nagari. Selain meningkatkan hasil produksi, pola ini juga dapat mengurangi risiko kerugian petani karena memiliki lebih dari satu komoditas dalam satu lahan.

Direktur BUMNag Panama Sejahtera menyampaikan bahwa budidaya lobak sawi dan edamame ini merupakan program usaha yang dikembangkan sebagai sumber pendapatan BUMNag sekaligus membuka peluang kerja bagi masyarakat sekitar. Hasil panen nantinya akan dipasarkan untuk memenuhi kebutuhan pasar lokal maupun luar daerah.

Dengan adanya kegiatan panen ini, diharapkan BUMNag Panama Sejahtera Nagari Paninjauan dapat terus menjadi motor penggerak ekonomi nagari, memperkuat ketahanan pangan, serta mendorong kemandirian masyarakat dalam sektor pertanian.