Singgalang — BUMNag Singgahan Alang Singgalang Nagari Singgalang melaksanakan Musyawarah Nagari Tahunan (MNT) Tahun Buku 2025 pada 10 Maret 2026 di Nagari Singgalang, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar. Kegiatan ini merupakan agenda penting dalam rangka penyampaian laporan pertanggungjawaban pengelolaan BUMNag kepada masyarakat nagari serta evaluasi kinerja usaha, sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 11 Tahun 2021 tentang Badan Usaha Milik Desa.
Musyawarah Nagari Tahunan tersebut dipimpin oleh Badan Permusyawaratan Rakyat Nagari (BPRN) Nagari Singgalang dan dihadiri oleh Wali Nagari Singgalang dan perangkat Nagari Singgalang, TAPM Kabupaten Tanah Datar, Kasi Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kecamatan X Koto, serta Pendamping Desa Kecamatan X Koto, pengurus BUMNag, serta unsur masyarakat nagari.
Dalam musyawarah tersebut disampaikan laporan kegiatan serta perkembangan unit usaha yang dikelola oleh BUMNag Singgahan Alang Singgalang. Saat ini BUMNag mengembangkan kegiatan usaha di sektor ketahanan pangan, yaitu budidaya cabe dengan sistem tumpang sari bawang prei. Untuk bawang prei telah berhasil dipanen pada bulan Maret 2026, sedangkan tanaman cabe diperkirakan akan memasuki masa panen sekitar tiga bulan lagi.
Selain itu, BUMNag juga merencanakan pengembangan usaha budidaya wortel dan bawang merah yang akan mulai dilaksanakan pada tahun 2026 sebagai bagian dari penguatan program ketahanan pangan di Nagari Singgalang.
Di samping sektor pertanian, BUMNag Singgahan Alang Singgalang juga memiliki unit usaha penyertaan modal reguler berupa pengelolaan wisata alam Gunung Singgalang, yang memiliki potensi besar untuk meningkatkan pendapatan nagari serta membuka peluang ekonomi bagi masyarakat sekitar.
Dalam proses penyelenggaraan kegiatan ini, Pemerintah Kecamatan X Koto melalui Kasi PMD Rahmat Nafri bersama Pendamping Desa Risnaldi dan Wara Noviyandri turut berperan aktif sejak tahap persiapan hingga pelaksanaan Musyawarah Nagari Tahunan. Peran tersebut meliputi fasilitasi koordinasi antara pemerintah nagari, BPRN, dan pengurus BUMNag, pendampingan dalam penyusunan laporan pertanggungjawaban BUMNag, serta memastikan pelaksanaan musyawarah berjalan sesuai dengan ketentuan regulasi yang berlaku.
Melalui pendampingan tersebut, diharapkan proses tata kelola BUMNag dapat berjalan secara transparan, partisipatif, dan akuntabel, sekaligus memperkuat kelembagaan BUMNag sebagai lembaga ekonomi nagari.
Sementara itu, Sekretaris Nagari Singgalang Winnetou, S. Kom juga memiliki peran strategis dalam mendukung terselenggaranya Musyawarah Nagari Tahunan BUMNag Singgahan Alang Singgalang. Sekretaris Nagari berperan dalam mengkoordinasikan persiapan administrasi, memfasilitasi penyusunan dokumen laporan pertanggungjawaban BUMNag, serta memastikan seluruh tahapan pelaksanaan musyawarah berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Melalui koordinasi yang baik antara Pemerintah Nagari, BPRN, pengurus BUMNag, Pendamping Desa serta pihak kecamatan, kegiatan musyawarah dapat terlaksana dengan tertib, transparan, dan partisipatif sesuai dengan amanat Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2021 tentang Badan Usaha Milik Desa.
Wali Nagari Singgalang Seri Mesra, S.Hum, Dt. Pangulu Basa Nan Kuruih dalam tanggapannya menyampaikan apresiasi kepada pengurus BUMNag yang telah berupaya mengembangkan berbagai unit usaha, terutama di sektor pertanian yang mendukung ketahanan pangan nagari. Ia berharap BUMNag dapat terus meningkatkan kinerja usaha serta memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Di sisi lain, TAPM Kabupaten Tanah Datar Irwadi Agusra menyampaikan bahwa Musyawarah Nagari Tahunan merupakan bagian penting dari tata kelola BUMNag sebagaimana diamanatkan dalam PP Nomor 11 Tahun 2021. Ia menegaskan bahwa pengelolaan BUMNag harus dilakukan secara akuntabel, transparan, dan profesional, sehingga mampu berkembang menjadi lembaga ekonomi nagari yang kuat.
Melalui kegiatan ini diharapkan BUMNag Singgahan Alang Singgalang dapat terus meningkatkan kinerja dan mengoptimalkan potensi usaha yang dimiliki, baik di sektor ketahanan pangan maupun pengembangan wisata alam Gunung Singgalang, sehingga dapat memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Nagari Singgalang.